Sudah beberapa hari ini saya tepar, gak bisa banyak
beraktivitas dirumah. flu batuk menyerang dan yang membuat saya gak bisa
bangun adalah saat Atsma kambuh, seakan rontok semua tulang-tulang karena
kurangnya oksigen dalam tubuh, ditambah dada yang sesak dan saluran nafas atas
menyempit. Aktifitas komunikasi yang saya lakukan belakangan sering dengan
kata-kata singkat dan kadang kurang jelas difahami kakak khalid, sehingga
mnyebabkan dia rewel, awalnya dia mengerti, tapi belakangan rewelnya makin menjadi. Mungkin karena saya juga jarang memperhatikan apa
permintannya karena saya kurang bisa fokus. Terakhir kali tadi pagi saya sudah
merasa sangat kesaakitan dengan kambuhnya atsma ini, sehingga saya meminta Abi untuk membawa kakak
pergi kerumah nenek agar saya dapat sedikit
beristirahat dan kakak juga bisa bermain disana, tapi dalam hati saya
sungguh menangis tak rela menitipkan anak saya, kendatipun pada neneknya yang
siap menjaganya. Ah inilah hati seorang ibu, walau kadang merasa kesal disaat sakit dia merengek
minta ini dan itu, tapi juga tak rela melepasnya untuk tingga barang 1 atau 2
hari dirumh nenek tanpa pengawasan saya.
Tanpa teras air mata saya menetes deras,
bingung dan galau, Abi tau bahwa saya
sedang galau dan bersedih, akhirnya Abi memberikan solusi bahwa dia akan
membawa kakak main kerumah nenek sementara ummi bisa beristirahat ulu dirumah,
nanti sore Abi pulang bersama kakak khalid.
Yah
saya pun akhirnya menyetujui solusi ini
dan Bersyukur telah di anugrahi Suami dan anak yang luar biasa... I Love You
Both...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar