Pada hari
kedua game level 1, saya memilih suami sebagai partner dalam komunikasi
produktif, dan mengevluasi apakah komunikasi yang kami lakukan selama ini produktif atau tidak. Temanya tentang “kesepakatan
gadget free” selama ini kami jarang
mematuhi aturan yang sebenarnya telah lama kami buat bersama, yaitu waktu gadget free untuk kembali
beristirahat ataupun ngobrol evaluasi harian. Dan pagi ini sepulang Abi dari
sholat subuh kami berdiskusi kembali mengenai gadget free ini.
Abi :
MasyaAllah ummi pernah merasa tidak kalau kadang kita mendengrkan ceramah aau
ta’lim Allah menegur kita seakan-akan ta’lim yang dibawakan oleh ustad
menyinggung kita? Saya merasa Allah
selalu memperhatikan kita dan sangt perhatian sama kita.
Ummi : iyya bi pernah, memangnya ustad td
ceramah tentang apa?
Abi
: Ustad berkata ”kebanyakan dari kita saat ini sangat khawtir dengan urusan
dunia yang sedang merugi seperti perniagaan yang merugi dan lainnya, akan
tetapi tidak merasa khawatir saat urusn Akhirat kita merugi, padahal seharusnya
kita khawatir disaat urusan Akhirat kita sedang merugi contohnya kit tidak menjaga ibadah-ibadah wajib kita”
Saya Manggut-manggut sambil mendengrkan
abi bercerita dengan semangat, kemudian berkata
Ummi : iya bi Alhamdulillah Allah masih
sayang sama kita dengan menegur kita langsung. Ayuk kita perbaiki lagi
managemmen gadget free kita, cepat tidur dimalam hari dan cepat bangun, supaya
bisa shalat malam (tahajjud). Semalam kan
kita cepat tidur jadinya bisa cepat
bangun. Mulai hari ini bagaimana kalau kita matikan wifi tepat jm 10 malam dan
kembali dinyalkan saat bangun pagi hari?
Abi : iya...
Alhadulillah saya dapat menyampaikan maksud saya yang selama ini kalau
membahas gadget free selalu gagal, mungkin karena selama ini saya menyampaikan
dengan kata-kata yang kurang produktif sehingga kadang jawaban suami juga
sambil cuek. Pelajaran yang saya ambil
pada hari ini adalah “dengarkanlah dahulu pasangan anda berbicara lalu smpaikan
pesan positif yang ingin anda sampaikan dengan bahasa tubuh yang tepat dan
kata-kata yang lembut”
#hari2
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
#gamelevel1
#tantangan10hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbunsayiip
Tidak ada komentar:
Posting Komentar