Senin, 01 April 2019

Family Forum With Abi

       Weekend adalah hari keluarga bagi hampir seluruh keluarga di Indonesia, atau mungkin bagi seluruh keluarga di dunia yah? tapi kali ini saya tak akan menceritakan tentang bagaimana family forum keluarga lainnya, karena sayapun masih sering tidak memiliki full time weekend saat hari Ahad, atau kalau bukan saya, kadang Suami yang memiliki jadwal dengan Komunitasnya atau kegiatan sosial lainnya.

       Ahad kemarin memang pagi saya ngegame dengan suami, dan malamnya kami sempatkan untuk membuat family forum, tapi karena duo krucil sudah terlelap duluan karena aktifitasnya yang padat dirumah Neneknya pada siang hari, mungkin dia kelelahan, ditambah saat di rumah Nenek tak ada yang mengingatkan untuk tidur siang.

       Well, family forum kami semalam memiliki aturan baru, yang sebenarnya sudah pernah disepakati beberapa waktu lalu, yaitu ketika kita akan berbicara maka gedget harus menyingkir. Harus saling berpandangan, karena Suami akan protes jika dia sedang berbicara sedang saya mengarahkan pandangan ke tempat lain. Itu adalah aturan yang mutlak dalam komunikasi kami.

       Malam tadi kami berbincang tentang beberapa kegiatan seharian kami, saling sharing tentang ilmu yang malam sebelumnya beliau dapat dari hasil Mabit (Malam Bina Iman dan Takwa) bersama teman-teman halaqoh tarbiyah nya dan saya bercerita tentang Daurah Ramadhan yang saya ikuti.

       Canda dan tawa sesekali menghangatkan suasana kami, bahkan ada kisah tentang sahabatnya yang membuat saya tertawa hampir terpingkal-pingkal, yah beliau memang seorang humoris yang selalu sukses membuat saya tertawa, sedangkan saya adalah seorang pendiam yang belajar banyak darinya.

       Pola komunikasi kami memang selalu kami asah, satu hal yang harus saya fahami, bahwa kami harus terus belajar tentang pola komunikasi yang nyaman, malam tadi saya belajar tentang bagaimana menghargai aturan main Intensity Ff Eye Contac dan Choes The Rightime untuk mengeratkan hubungan kami. Dan menggunakan kaidah I'M Responsible for My Communication Result jika ada yang tidak dipahami dari bahasan yang kami sampaikan.

       Alhamdulillah, tak lupa saya selalu bersyukur di akhir tulisan, bahwa jika bukan karena Allah yang menunjuki saya pada hidayah untuk menjemput ilmu serta mempraktekkannya dalam hidup ini, maka saya hanyalah seorang Istri yang masih kaku dengan Innerchild yang kadang selalu membayangi, semoga Allah lapangkan hati ini untuk senantiasa belajar menjadi lebih baik lagi, menjadi makhluk yang bermanfaat seluas-luasnya.



#hari5
#gamelevel1
#tantangan10 hari
#komunikasiproduktif
#kuliahbundasayang
@institut.ibu.profesional 

Tidak ada komentar:

Posting Komentar